Selasa, 06 November 2012

Antologi Rasa

Judul Buku: Antologi Rasa
Pengarang: Ika Natassa
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit:2011

Satu cerita, empat sahabat, cinta segi empat yang bertepuk sebelah tangan. Satu pertanyaan. What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?


K e a r a



Were both just people who worry about the breaths we take, not how we breathe.

How can we be so different and feel so much alike, Rul?
Dan malam ini, tiga tahun setelah malam yang membuatku jatuh cinta, my dear, dan aku di sini terbaring menatap bintang-bintang di langit pekat Singapura ini, aku masih cinta, Rul. Dan kamu mungkin tidak akan pernah tahu.
Three years of my wasted life loving you.



R u l y



Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah bahwa sampai sekarang gue merasa mungkin satu-satunya momen yang bisa mengalahkan senangnya dan leganya gue subuh itu adalah kalau suatu hari nanti gue masuk ke ruangan rumah sakit seperti ini dan Denise sedang menggendong bayi kami yang baru dia lahirkan. Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah rasa hangat yang terasa di dada gue waktu suster membangunkan gue subuh itu dan berkata, "Pak, istrinya sudah sadar," dan bahwa gue bahkan tidak sedikit pun berniat mengoreksi pernyataan itu. Mimpi aja terus, Rul.



H a r r i s



Senang definisi gue: elo tertawa lepas. Senang definisi elo? Mungkin gue nggak akan pernah tahu. Karena setiap gue mencoba melakukan hal-hal manis yang gue lakukan dengan perempuan-perempuan lain yang sepanjang sejarah tidak pernah gagal membuat mereka klepek-klepek, ucapan yang harus gue dengar hanya, "Harris darling, udah deh, nggak usah sok manis. Go back being the chauvinistic jerk that I love."

Thats probably as close as I can get to hearing that she loves me.

Dipertemukan dan bersatu karena penempatan perdana di kantor sama. Bertahun-bertahun bersahabat, bertahun-tahun memendam cinta pada sahabat sendiri, yang tak bersambut. Harris Risjad yang mati-matian mencintai Keara. Keara yang terus-menerus memendam rasa pada Ruly, karena ia tahu, cintanya Ruly hanya pada Denise. Meski Denise sudah memiliki suami.

Ya, kata saya empat sahabat kan? Ko yang diceritain cuma tiga? 
Well, karena yang satu memang kurang dominan. Ini cerita tentang empat sahabat, bukan satu sahabat dengan suaminya. Jadi, mau apa lagi? :p
Ehm,oke deh, saya kasih bocoran. 
Denise. Denise itu cantik, kalem, ngayomi, pinter masak. Istri idaman banget deh. Nikah sama Kemal, teman sekolahnya dulu, setelah pacaran singkat. Sayang pernikahannya tak berjalan mulus. Kemal, pacarnya dimana-mana. Makanya, Ruly sampai gemes karena merasa Denise tersia-siakan oleh Kemal.

Dari semua buku Ika Natassa yang pernah saya baca, buku ini yang kayanya paling matang.  Buku ini juga membuat saya banyak mikir. terutama soal fenomena air, haha. Saya salut sama Ika yang berhasil menghidupkan cerita di balik keempat topeng tokoh tersebut. Kisah dan tokoh-tokoh yang berperan di dalamnya mengalir tanpa ada paksaan. WOW deh pokoknya. Empat bintang untuk buku ini :)

2 komentar:

Ana mengatakan...

Aku ngga suka buku ini :|
Ini buku pertama dari Ika Natassa yang aku baca dan gimana ya, agak kurang gimanaaa gitu. hahahha

edisty friskanesya mengatakan...

"gimanaaa gitu" gimana mbak? ahaha. masih jaim menurutku, apalagi aku baca ini abis buku2 selanjutnya yg lebih 'liar'.

Poskan Komentar