Sabtu, 16 Februari 2013

Penjaga Batu (Ulysses Moore #5)

Judul: Penjaga Batu (Ulysses Moore #5)
Pengarang: Pierdomenico Baccalario
Alih bahasa: Sarah Pakpahan
Penerbit: Erlangga for Kids
Tahun Terbit: 2012

Pada petualangan sebelumnya, Peter Dedalus berhasil ditemukan oleh kelimanya: Newton, Julia, Jason, Rick, dan Count Ashes. Namun dengan cepat mereka terpisah karena insiden kebakaran di Pulau Topeng. 
Berhasil menyelamatkan diri dari kebakaran tak cukup untuk membuat Jason dan Julia lega. Mereka tak luput dari amarah Nyonya Covenant saat menemukan mereka pulang dalam keadaan hitam penuh jelaga dan bau ikan. 
Ya, kini orangtua mereka telah kembali ke Argo Manor hingga kesempatan mereka untuk berpetualang terhambat. Karenanya, Jason memutuskan untuk mencari celah saat jam pelajaran sekolah. Sayang, Jason tertangkap basah oleh Kepala Sekolah saat melancarkan aksinya.
Misi mereka kali ini adalah mencari sang mantan kepala stasiun, Black Volcano, yang dipercaya memegang Kunci Utama untuk membuka semua Pintu Waktu. Ya,cukup satu kunci saja untuk membuka seluruh kunci, siapa yang bersedia melewatkannya? Untuk itulah mereka berusaha menguak misteri demi misteri, berkejaran dengan Oblivia Newton dan Manfred untuk menemukan kunci utama tersebut.
Dibantu Nestor, sang penjaga Argo Manor, mereka pergi ke desa menggunakan perahu. Sesampainya di stasiun seberang daratan, banyak misteri terkuak untuk disingkap....
Akankah mereka menemukan Black? Akankah kunci utama ditemukan?
***
Akhirnya makam keluarga Moore yang sempat disinggung di buku pertama (sadarkah? teka-teki awal itu lho...), saya dapat menemukannya disini juga. Alih-alih menemukan kunci utama, yang mereka temukan adalah pintu yang dapat berubah tempat dan kuncinya, kunci kuda. Tetapi meskipun semakin banyak pintu yang ditemukan, ternyata masih ada banyak rahasia dimana-mana. Dan...ada surat dari Dedalus yang ditujukan pada Ulysses, tetapi sang pembawa pesan serta merta membawakannya pada Nestor. Apakah Nestor yang selama ini menjaditopeng Ulysses? Hmm, cant wait to read the next book!

3 of 5


2 komentar:

Salma Nuha Azizah mengatakan...

Sayang penerjemah Indonya ganti... bahasanya jadi beda... tapi enjoy aja deh yang penting Ulysses Moore... jadi gak sabar yang keenam kayak gimana...

sherly jenifer mengatakan...

👍👍👍

Posting Komentar