Rabu, 23 Januari 2013

Pulau Topeng (Ulysses Moore #4)


Judul: Pulau Topeng (Ulysses Moore #4)
Pengarang: Pierdomenico Baccalario
Alih bahasa: Barokah Ruziati
Penerbit: Erlangga for Kids
Tahun Terbit: 2010

Beberapa fakta mengenai pintu waktu dan Ulysses Moore terungkap, tetapi fakta-fakta itu menuntun kita semua pada misteri Pintu Waktu yang lebih besar lagi. Dan satu-satunya orang yang tahu cara untuk menyingkapnya adalah Peter Dedalus, penemu asal Kilmore Cove yang telah melarikan diri melalui pintu waktu bertahun-tahun silam.
Kini baik Newton dan pembantunya, Manfred, maupun Jason, Julia, dan Rick berusaha menemukan Peter Dedalus. Petunjuk mengarahkan mereka ke Venesia. Abad ke-18
Newton pergi terlebih dahulu dan membayar seseorang bernama Count Ashes. Ia terkenal sebagai seorang yang dapat menelusuri setiap lorong dan jalan di Venesia. Menemukan Peter Dedalus, tentu saja mudah baginya.
Sementara Julia, Jason, dan Rick mengalami nasib laun. Kecerobohan Jason membuat ada dua orang berandal Venesia yang menggunakan Metis, berlayar kembali ke Argo Manor. Padahal, jumlah orang yang dapat kembali haruslah sama dengan orang yang masuk melalui pintu waktu. Artinya, jika dua orang berandal itu tak kembali, dua di antara mereka tak dapat kembali ke Argo Manor. Akhirnya, Jason kembali untuk membawa pulang dua berandal itu. Tersisalah Julia dan Rick untuk melanjutkan perjalanan.
Mencari sang penemu bukanlah hal yang mudah. Peter Dedalus sepertinya telah melebur ke dalam dunia topeng dan bayang-bayang Venesia. Tak ada orang yang mengenal namanya dan banyak teka-teki yang harus dipecahkan sebelum petunjuk didapatkan.
Akankah Peter Dedalus ditemukan?
***
Waw waw waw. Petualangan semakin menaikkan adrenalin saja. Apalagi pembaca anak-anak, wiih, pasti penasaran banget. Rasanya ingin cepat-cepat menguak semua misteri Pintu Waktu ini. Tapi...harus bersabar, sepertinya lanjutan buku ini masih banyak, dan artinya perjalanannya semakin panjang!




1 komentar:

Donna Yolanda mengatakan...

sumpah! emang novel ini terkeren sepanjang sejaah :') pingin menantikan terbitan selanjutnya

Poskan Komentar