Jumat, 26 Oktober 2012

Islam Liberal 101

Judul Buku: Islam Liberal 101
Penulis: Akmal Sjafril
Tahun Terbit: 2011 (Cetakan Ketiga)
Penerbit: Indie Publishing


Dari berbagai propaganda yang dilancarkan untuk meruntuhkan Islam, islam liberal atau yang dikenal dengan komunitasnya JIL--Jaringan Islam Liberal menjadi salahsatu bagian darinya. Kehadirannya diam-diam melenakan. Lalu tiba-tiba saja membuat kaget umat islam dari berbagai kalangan karena--wah, pergerakannya ternyata sudah semasif itu! Sempat juga membuat miris karena tokoh-tokoh yang berperan di dalamnya justru yang duduk di posisi-posisi yang strategis yang seharusnya sebagai panutan atau teladan umat islam.
***
"Buku ini lahir berkat keprihatinan kawan-kawan yang 'menggugat' penulis karena semangat mereka yang luar biasa dalam menghadapi hegemoni pemikiran Islam liberal kurang mendapat sokongan dari para spesialis ghawzul fikriy yang--menurut mereka--masih kurang aktif berwacana di dunia maya. Akibatnya, meski sebenarnya minoritas, suara Islam liberal seolah mampu melibas umat yang mayoritas....
Buku ini bisa dipandang sebagai 'pembuka jalan' bagi para pembacanya untuk memasuki kajian pemikiran Islam dan mengenal realita ghawzul fikriy; diberi judul Islam Liberal 101, karena kode "101" biasanya digunakan untuk mata kuliah dasar atau pengenalan terhadap suatu topik tertentu." (Akmal Sjafril dalam prakata buku ini)
***
Seperti judulnya, 'mata kuliah pengantar' Islam Liberal ini mengupas habis pergerakan Islam Liberal, secara runut dan logis. 
1. Bab pertama kita akan diajak untuk memahami fenomena ghawzul fikriy dan mengenali karakter-karakternya sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al-Qur'an dan Al-Hadits.
2. Bab kedua, kita dibuat awas dengan dikupasnya pemikiran-pemikiran Barat yang dibawa masuk ke dalam wacana pemikiran Islam (yang berupa-rupa ragamnya seperti yang dapat kita lihat di cover buku ini), dan mengenali wacana Islam liberal itu sendiri.
3. Bab ketiga, membahas modus operandi yang biasa digunakan oleh kalangan liberalis dan yang kemudian dapat dirunut hingga ke dasar pemikirannya.
4. Bab keempat, penulis memaparkan komentar-komentar yang kerap digunakan para pengusung wacana Islam Liberal sebagai senjata. Bab ini berguna bagi kita para pembaca untuk menghadapi retorika-retorika yang biasanya berulang tersebut.
5. Bab kelima, secara khusus membahas Surah Al Munafiquun. Kita para pembaca diajak untuk awas terhadap kemunafikan-kemunafikan kontemporer yang sering kita jumpai sekarang, yang sebenarnya sejak lama diberitakan di dalam Al Qur'an.
Bahasanya mudah dicerna meskipun bahasan yang dibawa penulis berat. Mencerdaskan kita sebagai pembacanya :)



0 komentar:

Poskan Komentar