Minggu, 28 Oktober 2012

The Land of Elyon: Bukit-Bukit Kelam

Judul Buku: The Land of Elyon-Bukit-Bukit Kelam
Pengarang: Patrick Carman
Penerbit: Little K
Tahun Terbit: 2006

Sebelum membangun tembok,
aku bertanya untuk tahu
Apa yang akan terkurung di dalam dan di luar,
Dan siapa yang akan tersinggung.
Ada sesuatu yang tidak menyukai tembok,
Yang ingin tembok itu runtuh.

"Mending Wall"--Robert Frost


"Tertawa saja sepuasmu! Tapi, asal kau tahu saja, membangun lebih tinggi adalah gagasan yang berbahaya. Kita akan terkespos pada dunia luar. Posisi kita nanti jadi rapuh." kata Pervis, menentang pembangunan lebih dari satu tingkat. " Dan begitu orang-orang mulai melewatkan waktu luang dengan mencari hal-hal aneh di luar tembok, akna timbul masalah yang lebiih besar. Jika masyarakat dibuat penasaran, itu sama saja dengan meletakkan Bridewell di atas tong mesiu."

"Aku menghabiskan masa mudaku membangun tembok ini untuk melindungi kita semua dari bahaya di luar. Sekarang, kadang aku bertanya-tanya, apakah aku malah mengurung bahaya itu di dalam tembok." ujar Warvold, pada detik-detik terakhirnya.
***
Hai! bertemu denganku, Alexa Daley. Usiaku 12 tahun, dan jangan coba meragukan kelincahanku meski aku kecil. Kata musuh besarku, Pervis Kotcher, aku bandel. Kata yang lain, aku ini pemberani! Padahal, sebetulnya rasa penasaranku saja yang terlalu besar. Aku tinggal di Lathbury, namun sering ikut dengan ayahku, walikota Lathbury untuk membicarakan masalah kenegaraan dengan Warvold dan Ganesh di Bridewell. 
Seperti sekarang, liburan musim panas kuhabiskan di Bridewell dengan tenang dan menyenangkan. Yah..seharusnya begitu. Namun semuanya berubah menjadi tegang dan petualangan, semenjak Warvold wafat dan misteri-misteri mulai terkuak...

Ada lorong yang menghubungkan Bridewell dengan dunia luar.
Ada kurcaci yang hidup di luar! Serigala, tupai, beruang yang bisa berbicara!
Uh oh. Ada yang lebih mengagetkan lagi, dan gawat...
kenapa orang-orang ber-cap N, N untuk narapidana..ternyata masih berkeliaran? Apa maksud perkataanmereka bahwa waktunya sebentar lagi akan tiba?
dan yang paling gawat..
Ternyata ada mata-mata yang mengkhianati kami. Lalu, siapa yang membawa misi menemukan mata-mata itu? Aku? Hei, yang benar saja! Aku kan masih anak-anak!

Apa yang harus kulakukan sekarang, di saat tak ada seorangpun di kota yang dapat kupercayai? Apa yang dapat kulakukan seorang diri?
***
Hemm...tema dan alur yang cukup seru bagi kisah anak-anak. Sayang disayang, terjemahannya kurang smooth sehingga kesannya buku ini bertele-tele dalam mendeskripsikan detail. Sayang ya...jadilah dua bintang saja untuk buku ini.

1 komentar:

Peri Hutan mengatakan...

suka sama covernya :)

Posting Komentar